Kementrans Dorong Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Transmigrasi mengarahkan kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis industri, ketahanan pangan, dan penciptaan lapangan kerja. Menteri Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan kebijakan ini merespons tantangan geopolitik dan disrupsi rantai pasok global dengan membangun ekosistem ekonomi yang meningkatkan pendapatan masyarakat. Pendekatan baru membalik pola lama, yaitu pemerintah memetakan potensi wilayah, membangun basis industri, fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta membuka lapangan kerja sebelum penempatan warga dilakukan. Transformasi diwujudkan melalui lima program: Trans Tuntas, Trans Lokal, Trans Patriot, Trans Karya Nusa, dan Trans Gotong Royong. Pengelolaan tata ruang dan aset lahan transmigrasi diperketat untuk mencegah penyalahgunaan, dengan pemanfaatan ke sektor pertanian modern, pertambangan, dan pariwisata.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.07
Di Tengah Sulitnya Lapangan Kerja, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Masyarakat
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 17.15
Hilirisasi Kelapa Digenjot, Infrastruktur Kawasan Transmigrasi Halmahera Utara Butuh Pembenahan
Berita terkait
RI Mau Bangun Pusat Ekonomi Baru di Batam dan Sulbar, Ini Lokasinya
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.20
Tak Sekedar Warga Pindah, AHY Ingin Kawasan Transmigrasi Jadi Tujuan Investasi
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 14.13
Investasi RI Tembus Rp 1.010 T, Pengusaha Ungkap Dampaknya ke Industri Lokal
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.28
Rencana Pemangkasan Insentif Motor Listrik Dinilai Menjaga Ketahanan Fiskal
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 07.00