Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Kementrans Siapkan Anggaran 2027 Berdampak Langsung ke Masyarakat

Kementerian Transmigrasi (Kementrans) RI menyiapkan anggaran 2027 sebesar Rp 947,27 miliar, dengan mayoritas dialokasikan untuk program teknis yang berdampak langsung pada masyarakat transmigran. Pada Ditjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans), 97,42% dari Rp 384,13 miliar (Rp 374,21 miliar) digunakan untuk program kemasyarakatan, sementara Ditjen Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (PEPMT) menyalurkan seluruh anggaran Rp 197,46 miliar untuk program serupa. Dana ini mendukung lima program prioritas (5T): Trans Tuntas, Transmigrasi Lokal, Trans Patriot, Trans Karya Nusa, dan Trans Gotong Royong.

Program Trans Karya Nusa mendapatkan alokasi terbesar sebesar Rp 248 miliar (64,57% dari anggaran teknis PPKTrans) untuk revitalisasi kawasan transmigrasi, pembangunan rumah produksi, pertanian terpadu, dan bantuan alat pengembangan produk unggulan. Sementara itu, Trans Patriot difokuskan pada peningkatan SDM dengan anggaran Rp 170,84 miliar (76,29%) untuk riset, pendampingan, dan beasiswa. Program Trans Lokal menyasar kebutuhan dasar warga seperti air bersih, perumahan, jembatan, dan layanan catu pangan, sementara Trans Tuntas menangani legalitas lahan melalui penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM).

Rencana pengembangan ini akan meluas hingga 78 kabupaten/kota di 76 kawasan transmigrasi, tersebar di Sumatera (22), Sulawesi (24), Kalimantan (12), Nusa Tenggara (7), Papua (6), dan Maluku (3). Komisi V DPR RI mendukung kebijakan ini dan berkomitmen mengawal penambahan anggaran dalam RAPBN 2027 untuk mempercepat pemerataan ekonomi di wilayah transmigrasi.

Berita terkait