Kemhan Sebut Biaya Operasional Kapal Induk Ratusan Miliar per Tahun Tidak Terkonfirmasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

TNI AL berencana menerima hibah kapal induk dari Italia, ex-ITS Giuseppe Garibaldi, yang akan diberi nama KRI Gadjah Mada. Namun, rencana ini mendapat sorotan dari Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, terkait potensi beban anggaran yang besar karena usia kapal yang telah mencapai 40 tahun.
Berdasarkan analisis The National Interest, biaya perawatan tahunan diperkirakan mencapai 5 juta euro (Rp101 miliar), dengan biaya pembongkaran sekitar 19 juta euro (Rp387 miliar) dan biaya retrofit antara Rp7 triliun hingga Rp16 triliun. Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Infohan Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyatakan bahwa angka-angka biaya operasional dan retrofit tersebut tidak terkonfirmasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.45
DPR RI Setuju Kapal Perang Eks KRI Ki Hajar Dewantara-364 Dilelang
Detik.com · 7 September 2026 pukul 14.21
Prabowo Siapkan Kapal Induk Pertama RI Bantu Tangani Bencana
Berita terkait
Kemhan dan TNI Dapat Anggaran Rp189 Triliun di APBN 2027
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 16.17
Menghitung Hari Kedatangan Kapal Induk yang Baru Didapat dari Italia
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 05.50
Kemhan Jelaskan Alasan Eks KRI Ki Hajar Dewantara Dilelang
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.46
Kapal Induk Garibaldi Berlayar dari Italia, Tiba di RI September
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.21