Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemlu Buka Suara soal Latihan Militer RI dengan China

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI membuka suara terkait latihan militer bersama KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dengan kapal perang China di kawasan Asia-Pasifik. Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, menegaskan bahwa kegiatan tersebut hanyalah Passing Exercise (Passex), yaitu interaksi terbatas antar kapal perang, dan bukan latihan tempur. Menurutnya, Passex merupakan praktik lazim antar-Angkatan Laut saat melintasi jalur pelayaran internasional.

Yvonne menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari diplomasi maritim Indonesia untuk membangun komunikasi dan kepercayaan dengan negara mitra, termasuk China, Rusia, Amerika Serikat, dan Jepang. Ia menegaskan bahwa kerja sama pertahanan dengan berbagai negara tidak bertujuan sebagai upaya balancing atau mendukung blok tertentu. Indonesia tetap menjaga prinsip politik luar negeri Bebas Aktif dan One China Policy.

Kemlu juga membantah klaim bahwa kegiatan ini menandakan perubahan postur politik luar negeri Indonesia yang semakin condong ke China. Yvonne menegaskan bahwa perbedaan istilah antara narasi China yang menyebutnya sebagai latihan dan penjelasan Indonesia sebagai Passex tidak mengubah fokus Indonesia dalam menjaga komunikasi maritim dan hubungan baik antar negara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait