Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemlu: Latihan bersama AL RI-China bagian dari diplomasi maritim

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menegaskan bahwa latihan gabungan antara TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut China merupakan bagian dari diplomasi maritim serta pertahanan bilateral. Latihan passing exercise (passex) yang dilakukan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 bersama Kapal AL China Honghe merupakan praktik rutin yang lazim dilakukan oleh berbagai angkatan laut saat kapal tempur melintasi wilayah laut negara lain. Menurut Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang, latihan ini bersifat terbatas dan tidak ditujukan sebagai latihan pertempuran, melainkan sebagai bentuk interaksi profesional dan membangun kerja sama antar angkatan laut. Latihan ini sejalan dengan politik luar negeri bebas-aktif Indonesia dalam membina hubungan konstruktif dengan mitra internasional. Materi latihan mencakup komunikasi di laut, manuver formasi kapal, pengisian perbekalan di laut, dan upacara pemisahan formasi. Kementerian Pertahanan China melaporkan bahwa seluruh aktivitas latihan dilaksanakan di laut timur Pulau Taiwan, di perairan Samudera Pasifik dan Laut Filipina. Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul menyampaikan bahwa passex ini mencerminkan persahabatan dan naval brotherhood antara kedua angkatan laut. Latihan ini dilaksanakan saat KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dalam pelayaran pulang ke Indonesia setelah menyelesaikan latihan bersama dengan Angkatan Laut Rusia di Vladivostok.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait