Kemlu Verifikasi Dugaan WNI Bergabung Militer Rusia dalam Perang Ukraina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI sedang melakukan verifikasi terhadap laporan mengenai sejumlah WNI yang diduga bergabung dengan angkatan bersenjata Rusia dalam konflik dengan Ukraina. Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, menyatakan bahwa pemerintah masih memastikan identitas, status kewarganegaraan, proses perekrutan, dan bentuk keterlibatan masing-masing individu sebelum mengambil kesimpulan hukum. Laporan ini muncul setelah Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina melaporkan pada 27 Agustus bahwa Rusia diduga merekrut setidaknya delapan WNI untuk bertempur melawan Ukraina, dengan kemungkinan adanya dokumen yang mengonfirmasi penggunaan warga negara asing dalam propaganda dan penambahan kekuatan pasukan Kremlin.
Yvonne menegaskan bahwa jika keterlibatan tersebut terbukti benar, hal itu merupakan tindakan pribadi masing-masing individu dan tidak mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Pemerintah Indonesia. Selain itu, pemerintah juga mendalami kemungkinan adanya unsur kriminal, seperti penipuan, eksploitasi, atau perekrutan melalui tawaran pekerjaan palsu. Jika ditemukan adanya korban penipuan, pemerintah berkomitmen memberikan perlindungan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Indonesia memiliki aturan hukum yang ketat terkait keterlibatan warga negaranya dalam dinas militer asing, yang dapat berimplikasi pada status kewarganegaraan. Pemerintah mengimbau masyarakat agar waspada terhadap tawaran pekerjaan di wilayah konflik yang berpotensi menjebak mereka ke dalam kegiatan militer negara asing. Sementara itu, posisi Indonesia dalam konflik Rusia-Ukraina tetap konsisten, yakni mendorong penyelesaian damai dan menghormati prinsip-prinsip Piagam PBB serta hukum internasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 15.16
Kemlu Verifikasi Informasi Intelijen Ukraina Soal 8 WNI jadi Tentara Rusia di Garda Depan
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.00
Intelijen: Rusia Rekrut WNI Jadi Tentara Bayaran, Diiming-imingi Ini
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 20.52
Ngeri! Kyiv Digempur Drone Rusia Berhari-hari, 37 Orang Tewas
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 18.04
Kemlu: 45 Residen dan 6 WNI di Nepal Aman dari Banjir Bandang
Berita terkait
Ada Laporan WNI Gabung Militer Rusia: Kemlu Dalami Kemungkinan Penipuan hingga Eksploitasi, Siapkan Pelindungan
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 16.00
Daftar 8 WNI Diduga Gabung Tentara Rusia untuk Perang Lawan Ukraina, Kemlu Masih Lakukan Verifikasi
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 15.45
Intelijen Ukraina Ungkap 8 WNI Gabung Tentara Rusia, Masyarakat Diimbau Waspada Iming-iming Penipuan
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 15.30
Menhan Sebut Tak Ada Laporan 8 WNI Jadi Tentara Rusia
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 15.27