Kenali Gejala dan Cara Mencegah Penyakit ISPA
JPNN.com± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bakar hutan dan lahan serta kemarau panjang memicu lonjakan 13.449 kasus ISPA di Indonesia dari Juli-Agustus 2026. Dokter Ika Trisnawati UGM menjelaskan debu kecil yang terbawa angin menjadi penyebab utama, terutama di permukiman padat dengan sirkulasi udara buruk. ISPA ringan menyertai batuk kering, pilek, dan iritasi hidung; biasanya sembuh dalam 3-5 hari. Kasus parah ditandai demam tinggi, dahak kekuningan (infeksi bakteri), dan sesak napas.
Bagikan
Berita terkait
13.449 Kasus ISPA Selama Kemarau, Pakar UGM Peringatkan Kelompok Rentan
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 22.44
Kemarau dan Karhutla Mengintai, Kasus ISPA di Sumsel Tembus Puluhan Ribu
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 01.29
Kasus ISPA di Kabupaten Tasikmalaya Tembus 97.629 Selama Kemarau 2026
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.58
Pemkot Bandarlampung Buka Layanan Kesehatan Dampak Abu Vulkanik
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 08.30