Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kenapa Militer Israel Makin Bercokol di Suriah?

Setelah jatuhnya rezim Bashar al-Assad pada Desember 2024, militer Israel memperluas kehadirannya di wilayah Suriah selatan, khususnya di Dataran Tinggi Golan yang diduduki sejak 1967. Sejak saat itu, Israel telah membangun 10 pangkalan militer di zona demiliterisasi yang sebelumnya diawasi oleh PBB (UNDOF), dan melakukan serangan rutin ke Provinsi Daraa dan Quneitra. Operasi ini melibatkan patroli lapis baja, pemeriksaan sementara, hingga penggeledah data biometrik terhadap warga sipil Suriah. Menurut laporan Sijil Center, antara 25 Agustus hingga 31 Desember 2025 tercatat 818 insiden serangan, dengan rata-rata 45 kasus per minggu. Sejak Desember 2024, sekitar 200 warga Suriah ditangkap oleh pasukan Israel, dan diperkirakan 40 hingga 50 orang masih ditahan di penjara Israel, termasuk seorang remaja bernama Saddam yang ditangkap saat memberi makan hewan di lahan pertanian dekat perbatasan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait