Abaikan Kemarahan AS, Israel Kembali Serang Suriah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Militer Israel menyerang wilayah Suriah pada hari Sabtu, menyusul kecaman Amerika Serikat terhadap serangan sebelumnya yang ditujukan ke pangkalan udara di sebelah barat laut Suriah. Utusan AS untuk Suriah, Tom Barrack, menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan eskalasi yang tidak perlu dan berpotensi mengganggu stabilitas kawasan. Alih-alih merespons kritik dengan restraint, Israel membela serangannya dengan berargumen bahwa tujuannya adalah untuk mencegah kehadiran militer Turki di wilayah yang sama. Menurut pernyataan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, serangan tersebut dilakukan setelah pihak Israel memberikan informasi intelijen kepada pihak berwenang AS sebelumnya. Serangan ini menandai peningkatan ketegangan di wilayah pasca-gulingnya pemerintahan lama Suriah di bawah Bashar al-Assad pada Desember 2024, sejak saat itu Israel telah melakukan ratusan serangan udara dan mengirimkan pasukan ke zona penyangga yang dipatroli PBB di Dataran Tinggi Golan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 21.51
Indonesia, Turki dan 10 Negara Kecam Serangan Israel di Suriah
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 21.30
Orang Ini Nyaris Jadi Wakil Menteri, Ternyata Intel Israel
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 13.54
Sengit, Netanyahu Sebut Erdogan Diktator Anti-Semit
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 15.20
Israel Wanti-wanti Turki Jangan Ikut Campur di Suriah!
Berita terkait
AS Murka Israel Bombardir Suriah, Trump Kini Dekati Pemerintahan Al Sharaa
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 07.46
Turki Kecam Serangan Israel ke Pangkalan Udara Suriah, Klaim Netanyahu Dianggap Mengada-ada
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 02.02
AS dan Israel Sepakat Pindahkan Material Nuklir dari Lokasi Rahasia di Suriah
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 11.29
Ancaman Keamanan Terbesar Israel Bukan Iran, tapi Turki
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 14.20