Kenapa Militer Jerman Rekrut Pemain Game sebagai Tentara?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bundeswehr Jerman rutin hadir di Gamescom sejak 2016 untuk merekrut generasi muda, terutama pemain game. Dengan target 260.000 prajurit pada 2035, angkatan bersenjata memanfaatkan stan interaktif seperti simulasi peretasan siber, VR pengalaman kerja prajurit, dan sesi konseling karier. Letnan Jenderal Robert Sieger menekankan pentingnya edukasi masyarakat tentang profesi militer yang serius. Namun, kelompok perdamaian mengkritik pendekatan Bundeswehr yang dianggap menyederukan citra militer untuk menarik pemain game. Studi Bitkom menemukan satu dari lima orang percaya game mengajarkan keterampilan perang, meski tidak semua pemain game cocok menjadi tentara.
Bagikan
Berita terkait
Maudy Ayunda Buka MAF Impact Leaders Cohort IV, Ada Mentorship dan Project Grant
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 08.34
Serba-serbi 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia dengan Gaji Tinggi
Detik.com · 2 September 2026 pukul 07.27
Kejar 38 DPW, Aliansi Gibran Targetkan Jokowi Jadi Dewan Kehormatan
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 19.11
Kripto Jadi Primadona Anak Muda, OJK Peringatkan Jangan Asal Beli
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 18.30