Serba-serbi 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia dengan Gaji Tinggi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Delapan warga negara Indonesia (WNI) diduga direkrut menjadi tentara bayaran Rusia berdasarkan janji gaji tinggi dan tugas non-tempur, mengungkapkan Foreign Intelligence Service of Ukraine (FISU). Identitas delapan WNI yang disebut bergabung dengan militer Rusia meliputi Yuda Putra Pratama, Haryanto Dwi Kencana, Erwanda, Ngangun Hudri Fadli, Muhammad Syaripudin, M Hadi Maulana, Wahyu Oktavian Iskandar, dan Helmi Nuraha Hakim. Mereka direkrut dengan iming-iming percepatan kewarganegaraan Rusia, tunjangan sosial, dan gaji tinggi, namun sebagian besar ditempatkan di garis depan peperangan tanpa pelatihan, dan beberapa tewas dalam minggu pertama. Pemerintah Indonesia memantau informasi tersebut melalui verifikasi via perwakilan di Rusia, menegaskan bahwa keterlibatan individu tidak merepresentasikan kebijakan pemerintah, dan berkomitmen menyelidiki potensi penipuan atau eksploitasi terhadap WNI korban.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 07.34
Pemerintah Verifikasi 8 WNI Diduga Gabung Militer Rusia, Yusril: Kedepankan Kehati-hatian
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 10.46
Yusril: 8 WNI diduga jadi tentara Rusia masih diverifikasi
JawaPos · 2 September 2026 pukul 09.00
Pemerintah Cermati Laporan 8 WNI Gabung Tentara Rusia, Verifikasi Berjalan
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 17.30
Kemlu Buka Suara soal Dugaan WNI Gabung Militer Rusia
Berita terkait
8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, Legislator Tegaskan Tak Wakili Kepentingan RI
Detik.com · 2 September 2026 pukul 08.45
Kemlu sedang verifikasi WNI yang diduga bergabung militer Rusia
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 15.05
Pemerintah Masih Verifikasi 8 WNI Diduga Direkrut Tentara Rusia
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 11.08
Anak Kewarganegaraan Ganda Diusulkan Bisa Pilih WN hingga 28 Tahun
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 10.19