Kenapa Perlombaan 'Liar' AI Bisa Jadi Ancaman Bagi Manusia?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Film Terminator 2 (1991) memperkenalkan skenario distopik dengan Skynet yang mengendalikan mesin untuk memusnahkan manusia pada tahun 2029. Jacob Coxon, mantan pengembang AI di Anthropic, mengungkapkan kekhawatiran bahwa perlombaan AI untuk menciptakan superintelijensi bisa menimbulkan bahaya besar, bahkan sebelum dekade berakhir. Ia mengundurkan diri sebagai protes terhadap perlombaan tidak bertanggung jawab di antara perusahaan AI. Coxon memperingatkan bahwa algoritma dapat menganalisis dan memperbaiki kode diri secara mandiri, mempercepat pengembangan sampai tak terkendali. Para pakar seperti Geoffrey Hinton dan Yoshua Bengio juga menyuarakan kekhawaturan serupa, sementara lebih dari 1.000 karyawan AI terkemuka menandatangani surat mengenai risiko hilangnya kendali. Namun, perdebatan masih berlangsung dengan para kritikus seperti Yann LeCun yang menolak skenario kiamat tersebut sebagai omong kosong.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 11.00
Elon Musk-Sam Altman Setuju Laju AI Diperlambat, Ini Alasannya
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 08.30
Trump Tolak AI Disebut Ancam Dunia, Anggap Cuma Hoaks
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 07.40
Krisis Baru Hantam Amerika, Trump Blak-Blakan Bilang Begini
ANTARA News · 14 September 2026 pukul 18.56
Jangan asal kirim foto ke AI, ini risiko privasinya
Berita terkait
Bos Anthropic Ingin Perlambat AI Tapi 'Takut' Xi Jinping
Detik.com · 15 September 2026 pukul 08.46
OpenAI Sebut Model Terbaru Mereka 'Otak Alien', Apa Maksudnya?
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.45
Percepatan AI tidak Terkendali Dapat Punahkan Manusia? Ini Pro Kontranya
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.45
AI Melesat Cepat, Satu Persatu Bahaya Kecerdasan Buatan Terungkap
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 08.00