Kendalikan Inflasi Cabai, Pemprov Sumbar Minta Petani Terapkan Smart Farming
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah mendorong penerapan smart farming untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mengendalikan inflasi, khususnya harga cabai. Langkah ini disampaikan saat peresmian screenhouse cabai modern di Kelompok Tani Karya Tani Muaro Batang Gadis, Kabupaten Agam. Dengan teknologi greenhouse dan screenhouse, petani diharapkan dapat memanen tanpa tergantung pada cuaca, sehingga produksi cabai tetap stabil meski menghadapi ancaman perubahan iklim dan bencana hidrometeorologi.
Mahyeldi menekankan pentingnya penguatan hilirisasi dan pemasaran agar produk pertanian memiliki nilai tambah. Ia juga menyampaikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun. Selain itu, masa tanggap darurat bencana di Sumbar kemungkinan besar akan dilanjutkan, sekaligus seruan solidaritas dari seluruh kepala daerah untuk memperkuat penanganan dampak bencana hidrometeorologi dan ekologis.
Bupati Agam Benny Warlis mengapresiasi dukungan Pemprov Sumbar dan optimis kehadiran fasilitas modern ini dapat memotivasi petani muda. Rizki Hamdi, Ketua Kelompok Tani, meminta pendampingan pascapanen secara berkelanjutan, terutama untuk produk hortikultura yang masuk kategori sortiran seperti cabai dan melon yang sulit dipasarkan.
Bagikan
Berita terkait
Dukung Ketahanan Pangan, NHM Kembangkan Pertanian Modern Berbasis Teknologi di Kao Barat
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 15.45
3.744 Narapidana di Sumbar Terima Remisi, 60 Raih Kebebasan
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.28
Kalsel Tingkatkan Edukasi Pertanian Modern untuk Generasi Muda
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.49
Pramuka dan Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 05.10