Kepala BGN Sudaryono Sebut Sekolah Negeri Bisa Tolak MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menyatakan bahwa sekolah negeri memiliki opsi untuk menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ketentuan ini merupakan hasil koordinasi antara BGN, Kemendikdasmen, dan Kemenko Bidang Pangan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai kesepakatan.
Jika sekolah memutuskan menerima MBG, maka seluruh siswa di sekolah tersebut wajib mendapatkannya tanpa membedakan kemampuan ekonomi. Keputusan untuk menerima atau menolak program ini harus didasarkan pada konsensus bersama antara pihak sekolah, komite sekolah, dan wali murid. Prinsip utama program ini adalah demokratisasi gizi, di mana semua sasaran berhak menerima kecuali bagi yang tidak bersedia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 07.00
Bos BGN Buka Peluang Sekolah Tolak MBG, Ini Syaratnya
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 22.00
Anggaran MBG Terserap Rp 139,77 Triliun hingga September 2026
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 20.50
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG untuk Dialihkan ke Wilayah 3T
kumparan · 17 September 2026 pukul 20.07
BGN Bolehkan Sekolah Negeri Tolak MBG: Asal Semua Siswa Harus Sepakat
Berita terkait
Bos BGN Buka-bukaan Rincian Anggaran MBG Rp240,2 T Tahun Depan
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.30
Resmi, BGN Coret 1.653 Sekolah Elite dari Daftar Penerima MBG
JawaPos · 10 September 2026 pukul 19.00
BGN Dapat Anggaran Rp 240 T, Simak Rincian Pemakaiannya
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 08.00
BGN Ajukan Anggaran MBG Rp240,2 T di 2027, Kejar 72 Juta Penerima
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 21.00