Kepala BPS Angkat Suara soal Penyesuaian Ulang Klasifikasi Desil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) membantah tudingan bahwa Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tidak valid setelah penyesuaian ulang klasifikasi desil kesejahteraan. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan pergeseran status pada desil 9 dan 10 merupakan konsekuensi logis dari pemutakhiran data sosial ekonomi yang bersifat dinamis. Penyesuaian dilakukan melalui proses verifikasi faktual dengan partisipasi masyarakat dan petugas sensus guna menyelaraskan data dengan kondisi riil di lapangan. Hal ini bertujuan memastikan profil penerima manfaat kebijakan pemerintah tidak distorsi. Polemik semula muncul setelah ditemukan ketidakcocokan antara profil kesejahteraan riil masyarakat dengan penetapan status desil, khususnya pada strata ekonomi teratas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.00
Purbaya Benahi DTSEN Setelah Desil 9-10 Dinilai Tak Tepat Sasaran
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 18.31
BPS Respons Tukang Becak Kulon Progo Masuk Desil 9: Kini Jadi Desil 3
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.55
Viral Tukang Becak Masuk Desil 9, Bos BPS Buka Suara
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 09.25
Cara Cek Desil di dtsen-form.bps.go.id Cuma Pakai NIK
Berita terkait
BPS Buka-bukaan Dasar Penentuan Desil 1-10
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 05.55
Purbaya Kejar Perbaikan Data Desil, Target Lebih Rapih di Tahun Depan
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 13.58
BPS Jelaskan Definisi, Manfaat, dan Cara Kerja DTSEN
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 12.33
Terbaru! Data 290 Juta Warga RI Sudah Masuk DTSEN
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 07.25