Kepolisian Israel Kini Makin Berkuasa, Permudah Zionis Caplok Tepi Barat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Presiden Palestina, Hussein al-Sheikh, mengecam rencana Israel untuk mengalihkan wewenang penegakan hukum atas pemukim di Tepi Barat kepada kepolisian Israel, yang diusulkan oleh Menteri Pertahanan Israel Katz. Langkah ini dianggap sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, resolusi legitimasi internasional, dan perjanjian yang telah ditandatangani, serta upaya memaksakan kedaulatan Israel atas wilayah tersebut.
Al-Sheikh menekankan bahwa permukiman dalam segala bentuknya adalah ilegal dan Israel tidak memiliki kedaulatan atas bagian mana pun dari wilayah Negara Palestina yang diduduki pada tahun 1967, termasuk Yerusalem Timur. Rencana ini memperkuat aneksasi ilegal terhadap tanah Palestina dan berpotensi memperburuk konflik di kawasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 07.31
2 Keluarga Palestina Dikepung Pemukim Israel di Tepi Barat, Bantuan Ditolak Masuk
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.25
Masih Ada Uluran Tangan untuk Warga Palestina yang Dijajah Israel
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 10.00
Serangan Pemukim Israel Terhadap Warga Palestina Mencapai Tingkat yang Tidak Dapat Ditoleransi
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 06.20
RI Bawa 5 Langkah Konkret untuk Palestina di Forum Amman
Berita terkait
Sugiono di PBB: RI Tegas Bela Palestina, Gaza Ujian Hati Nurani Dunia
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.15
Menkeu Israel Serukan Perang di Tepi Barat, Otoritas Palestina Marah Besar
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 21.35
Di Sidang Umum PBB, RI Tegaskan Tetap Berdiri Bersama Palestina
Detik.com · 27 September 2026 pukul 07.29
RI nilai isu Palestina jadi ujian terbesar bagi hukum internasional
ANTARA News · 27 September 2026 pukul 07.05