Masih Ada Uluran Tangan untuk Warga Palestina yang Dijajah Israel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sejumlah aktivis mengirimkan bantuan berupa makanan dan air minum bagi warga Palestina di Qusra, Tepi Barat, yang telah dikepung pemukim Israel sejak Minggu lalu. Blokade ini menyebabkan warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Militer Israel mengklaim kehadiran mereka di lokasi bertujuan untuk menjaga keamanan, namun bantuan yang dikirim aktivis harus melalui pemeriksaan ketat terlebih dahulu.
Situasi ini mendapat kecaman dari Duta Besar AS, Mike Huckabee, yang menyebut pengepungan tersebut sebagai aksi teror untuk mengintimidasi keluarga korban. Di sisi lain, Menteri Pertahanan Israel, Katz, berencana mengalihkan penegakan hukum sipil terhadap pemukim dari militer ke kepolisian. Langkah ini dikhawatirkan menjadi sinyal menuju aneksasi wilayah Tepi Barat yang telah diduduki Israel sejak 1967.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 10.22
Prancis Kecam Penjajah Israel Sita Rumah Warga Palestina di Tepi Barat
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 08.28
Warga Palestina Ungkap Kekejaman Penjajah Israel di Tepi Barat: Jangan Keluar, Nanti Kamu Dibunuh
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 10.00
Serangan Pemukim Israel Terhadap Warga Palestina Mencapai Tingkat yang Tidak Dapat Ditoleransi
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 12.41
Inggris Kritik Netanyahu Soal Komentar 'Republik Islam Inggris'
Berita terkait
Israel Gerebek Kamp Pengungsi Palestina di Tepi Barat, 20 Orang Ditangkap
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 23.29
Kepolisian Israel Kini Makin Berkuasa, Permudah Zionis Caplok Tepi Barat
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 12.25
2 Keluarga Palestina Dikepung Pemukim Israel di Tepi Barat, Bantuan Ditolak Masuk
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 07.31
Akses Bantuan ke Tepi Barat Dihambat Lebih dari 900 Rintangan Israel
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 07.15