Kepuasan terhadap Prabowo Menurun, Efriza: Publik Menunggu Perbaikan Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peneliti Senior Citra Institute, Efriza, menyatakan bahwa penurunan kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terutama disebabkan oleh masalah ekonomi yang belum teratasi. Menurutnya, masyarakat belum merasakan perubahan signifikan terkait harga kebutuhan pokok, kesempatan kerja, dan daya beli. Masyarakat cenderung menilai kinerja pemerintah berdasarkan pengalaman langsung dalam kehidupan sehari-hari, sehingga ketika ketiga faktor ekonomi tersebut belum membaik, kepuasan terhadap pemerintah justru menurun. Selain isu ekonomi, Efriza juga menyoroti bahwa komunikasi pemerintah mengenai kebijakan masih kurang efektif, sehingga tidak mampu menjelaskan capaian dan tujuan program kepada masyarakat. Beberapa program prioritas pemerintah juga masih mengalami kendala dalam pelaksanaannya, sehingga ekspektasi publik belum sepenuhnya terpenuhi. Efriza menekankan bahwa perbaikan ekonomi dan komunikasi kebijakan menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan dan kepuasan publik.
Bagikan
Berita terkait
Survei FSP BUMN Bersatu: 81,3 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Prabowo Subianto
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 15.38
81 Tahun Merdeka, dari Rafale di Langit hingga Upah Kupas Bawang di Pasar
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 08.00
SBY Respons Ambisi Prabowo Kejar Ekonomi 6%: Saya Melihat...
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 00.00
SBY Nilai Arah Ekonomi Prabowo Makin Jelas, Target Pertumbuhan 6% Dinilai Ambisius
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 21.33