Keracunan MBG Sidoardjo, Hasil Lab Positif Terkontaminasi Bakteri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dalam kasus keracunan massal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo menemukan satu sampel positif terkontaminasi bakteri. Kasus ini menimpa 748 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam dan pelajar 19 sekolah di Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin pada 1 September 2024. Korban mengalami gejala seperti mual, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi MBG dari SPPG Kalitengah. Hasil lab telah diserahkan ke Polres untuk disandingkan dengan pemeriksaan forensik. Dapur SPPG Kalitengah dihentikan sementara dan penyaluran MBG untuk 18 sekolah terdampak ditahan. Pemerintah Sidoarjo tetap mendukung program MBG namun meminta evaluasi tata kelola, sanitasi, dan pengawasan. Ada 21 SPPG yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) namun masih beroperasi karena izin operasional dari BGN.
Bagikan
Berita terkait
45 Santri di Sidoarjo Korban Keracunan MBG Kembali Masuk RS karena Mual-Muntah
Detik.com · 9 September 2026 pukul 13.51
Keracunan Massal MBG dari SPPG Pakisrejo, Hasil Lab Temukan Kontaminasi Bakteri
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 06.31
KSP: Kelalaian Pengelola SPPG Bisa Dipidana
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.13
Temuan Keracunan MBG Diproses Hukum, Legislator Dorong Investigasi Tiap Kejadian
Detik.com · 6 September 2026 pukul 07.34