Jakarta · Minggu, 13 September 2026Cari
WargaKonoha

Keragaman Budaya Asia Pasifik Perkuat Ketahanan Keluarga

Konferensi Keluarga Asia Pasifik di Jakarta menekankan peran ketahanan keluarga sebagai fondasi bangsa, dengan partisipasi pakar dari Brunei, Tailan, Malaysia, dan Indonesia. Sesi diskusi Komisi 8 membahas kebijakan efektif yang memperkuat struktur keluarga dan peran perempuan. Brunei menonjolkan model pendidikan perempuan berbasis nilai Islam, termasuk wajib pendidikan agama tujuh tahun sejak 2013, yang kini diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah formal. Tailan fokus pada perlindungan kesehatan melalui sistem perlindungan kesehatan sejagat (UHC) dan kerangka hukum perlindungan anak serta hak ibu, seperti cuti bersalin dan bantuan untuk keluarga berpendapatan rendah. Malaysia mengadopsi pendekatan inklusif dengan menggabungkan nilai Islam, Hindu, dan Buddha dalam kebijakan nasional melalui konsep "KASIH" (Kasih sayang, Akhlak, Sehat dan selamat, Ilmu, dan Harmoni). Indonesia menekankan kolaborasi berbasis komunitas melalui organisasi perempuan seperti KOWANI, BMIWI, PKK, dan Posyandu, serta pentingnya sinergi antara negara, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat luas. Para panelis sepakat bahwa perempuan sebagai pemimpin kunci untuk kemajuan bangsa dan kebijakan ramah keluarga, sambil mendorong ruang bagi anak untuk bereksplorasi dan menemukan potensi terbaiknya.

Berita terkait