Kepemimpinan Perempuan di Ruang Publik: Investasi Kesejahteraan Keluarga Asia Pasifik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Diskusi Komisi 4 Konferensi Keluarga Asia Pasifik di Jakarta menyoroti peran strategis perempuan sebagai pemimpin dalam pembangunan bangsa. Para pakar menekankan bahwa kepemimpinan perempuan bukan sekadar isu kesetaraan, melainkan investasi langsung bagi kesejahteraan keluarga. Diskusi mengungkapkan bahwa partisipasi perempuan di sektor strategis masih rendah akibat hambatan budaya, sosial, dan struktural. Prof. Siti Zuhro menekankan pentingnya mengubah orientasi kekuasaan dari 'power over' menjadi 'power with' berbasis kolaborasi. Ledia Hanifa menawarkan empat pilar kapasitas untuk mengatasi hambatan tersebut. Diskusi juga menyimpulkan peran perempuan penting dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim.
Bagikan
Berita terkait
WiLAT Indonesia: Kesetaraan Gender Kunci Transisi Ekonomi Hijau
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 23.47
Keragaman Budaya Asia Pasifik Perkuat Ketahanan Keluarga
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 12.15
PBKM Gelar Konferensi Asia Pasifik Perkuat Peran Perempuan dan Ketahanan Keluarga
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 10.53
Konferensi Keluarga Asia Pasifik 2026: Perkuat Peran Perempuan dan Resiliensi Bangsa
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 19.58