Konferensi Keluarga Asia Pasifik 2026: Perkuat Peran Perempuan dan Resiliensi Bangsa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pusat Belajar Keluarga Madani (PBKM) menggelar Konferensi Keluarga Asia Pasifik 2026 di Jakarta pada 12 September 2026. Acara internasional ini dihadiri lebih dari 200 peserta dari enam negara: Indonesia, Malaysia, Brunei, Tailan, Singapura, dan Sri Lanka. Konferensi membahas dua pilar utama: peningkatan peran perempuan dan pengokohan keluarga. Dalam sambutan, Dr. Aan Rohanah menekankan keluarga sebagai fondasi peradaban yang harus tumbuh menghasilkan generasi berintegritas. Data global menunjukkan korelasi langsung antara kualitas ibu dengan kesejahteraan anak. Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, memperingatkan ancaman dekonstruksi keluarga dari gerakan global seperti LGBTQ. Indonesia memiliki payung hukum kuat melalui Pasal 28B ayat 1 UUD 1945 dan UU No. 24 Tahun 2024. Konferensi menghasilkan Asia-Pacific Family Declaration 2026 serta tiga output: Modul Panduan Praktis Ketahanan Keluarga, Matriks Kurikulum Pendidikan Perempuan, dan Roadmap Kepemimpinan Perempuan.
Bagikan
Berita terkait
AI Makin Banyak Dipakai, 41% Perusahaan Global Tambah Investasi Keamanan Siber
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 14.41
Hilton Ramal Negara Asia Ini Bakal Jadi Raja Pariwisata Dunia
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 19.40
Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Pupuk di Rusia, Bidik Pasar Asia-Pasifik
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 02.02
Ikuti Wall Street, Bursa Asia Kompak Ambruk
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 08.17