Keresahan Orang Tua Murid Usai Kericuhan di TKIP-SDIP Pamulang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Orang tua murid TKIP-SDIP Pamulang masih merasakan kecemasan pasca kejadian perusakan fasilitas di lingkungan sekolah pada Sabtu (22/8). Mereka menuntut agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi siswa dan guru. "Yang ingin kami sampaikan sebagai orang tua, poin kami adalah bagaimana kegiatan belajar mengajar anak-anak itu berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman di sekolah," ujar perwakilan orang tua, Mia Fitriwati, seusai RDP di DPRD Tangerang Selatan, Rabu (26/8).
Kekhawatiran orang tua tidak hanya ditujukan pada kondisi anak, tetapi juga pada keamanan diri sendiri. Mereka mempertanyakan kembali keamanan anak saat sekolah dan menegaskan tidak ingin terlibat dalam konflik antara pihak yayasan dan UIN Jakarta. Fokus utama mereka adalah memastikan proses pendidikan anak tidak terganggu.
Sebelumnya, mediasi yang dilakukan Polres Tangerang Selatan antara UIN Jakarta, orang tua murid, dan Yayasan Syarif Hidayatullah sepakat bahwa proses hukum sengketa tetap berlanjut, namun kegiatan belajar dijamin tetap aman dan tidak terganggu.
Bagikan
Berita terkait
Ruben Onsu Diperiksa Sebagai Tersangka Hari Jumat
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 22.59
Yayasan Syarif Hidayatullah Tegaskan Tak Ada Konflik dengan UIN Jakarta
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 22.42
Pembangunan SMPN 25 Tangsel Ditolak Warga, Pemkot Turun Tangan Mediasi
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 21.21
Ada Beda SK Kemenkumham di Sengketa TKIP-SDIP, DPRD Tangsel Bakal Panggil UIN
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 19.30