Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Yayasan Syarif Hidayatullah Tegaskan Tak Ada Konflik dengan UIN Jakarta

Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan bahwa polemik yang sedang ramai dibicarakan tidak berupa konflik dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Menurut Ketua Yayasan, Prof Siti Nurul Azkiyah, permasalahan yang ada berkaitan dengan pergantian kepengurusan serta dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana dan aset yayasan. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers pada Rabu, 26 Agustus 2026. Yayasan memastikan bahwa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di TKIP-SDIP Pamulang tetap berjalan normal, dan pengelolaan keuangan ke depan akan dilakukan dengan lebih transparan, akuntabel, dan amanah. Siswa yang ingin pindah ke Madrasah Pembangunan (MP) dapat melakukannya tanpa dikenakan biaya tambahan karena MP termasuk bagian dari Yayasan Syarif Hidayatullah.

Kuasa hukum yayasan, Alwanih, menyatakan bahwa dugaan penyimpangan terjadi dalam periode 2015 hingga 2026. Beberapa dugaan meliputi penyalahgunaan wewenang, pemperkayaan pribadi, pengeluaran tidak wajar, penggunaan dana untuk kepentingan pribadi, serta pengadaan barang melalui vendor yang diduga memiliki kedekatan dengan pengurus sebelumnya. Estimasi kerugian dari dugaan penyimpangan ini mencapai puluhan miliar rupiah. Salah satu kasusnya adalah dugaan pengagunan aset yayasan ke bank tanpa persetujuan dari pihak UIN Jakarta. Seluruh dugaan ini telah diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk diselidiki lebih lanjut.

Dampak dari dugaan tata kelola ini terlihat pada biaya pendidikan. Biaya SPP dan uang pangkal di TKIP-SDIP Pamulang dikatakan dua kali lipat dibandingkan dengan MP, meskipun peningkatan fasilitas dan kesejahteraan guru belum seimbang. Yayasan menekankan komitmennya untuk memastikan pendidikan tetap berjalan tanpa mengorbankan kesejahteraan anak-anak sekolah.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait