Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Kerugian Akibat Kejahatan Siber Tembus Rp9,5 Triliun, Ini Pentingnya Menjaga KeamananAset Digital

Kejahatan siber di Indonesia menimbulkan kerugian masyarakat yang mencapai Rp9,5 triliun hingga April 2026, berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) dan Satgas PASTI yang dikutip Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Ancaman siber semakin beragam, meliputi phishing, penyalahgunaan OTP, spam, hingga penggunaan identitas palsu. Isu keamanan ini menyentuh seluruh sektor, termasuk keuangan digital dan aset kripto.

Chief Compliance Officer Upbit Indonesia, Andi Novi Wulandari, menekankan pentingnya perlindungan identitas digital seiring berkembangnya aset digital. Informasi seperti password, kode OTP, dan data pribadi harus dijaga ketat. Menyerahkan akses akun kepada pihak lain, seperti menjual atau meminjamkan, berisiko membuat pengguna terlibat aktivitas ilegal tanpa disadari.

Upbit Indonesia mendorong pengguna untuk tidak hanya mengandalkan sistem keamanan platform, tetapi juga proaktif menjaga kredensial pribadi. Langkah-langkah keamanan dasar seperti tidak terburu-bnya mengklik tautan mencurigakan dan memverifikasi sumber informasi perlu diterapkan. Edukasi keamanan digital menjadi prioritas guna mendukung ekososistem aset digital yang sehat dan penggunaan ruang digital yang aman.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait