Jakarta · Minggu, 23 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kerugian Gempa di 8 Kabupaten NTT Diperkirakan Capai Rp 2,2 Triliun

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memperkirakan total kerugian akibat gempa bumi di delapan kabupaten Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai Rp2,2 triliun. Perhitungan ini didasarkan pada kajian Damage and Loss Assessment (DALA) yang menggunakan data hingga lima hari setelah gempa terjadi, yakni 18 Agustus 2026. Kerugian tersebut mencakup kerusakan rumah warga, fasilitas umum, infrastruktur, serta dampak ekonomi akibat terganggunya aktivitas masyarakat.

Ketua Baznas Sodik Mudjahid menjelaskan bahwa kerusakan terbesar berasal dari sektor perumahan sebesar Rp1,42 triliun, dengan 19.317 unit rumah rusak. Kerusakan fasilitas umum dan infrastruktur mencapai Rp275,1 miliar, sementara kerugian akibat hilangnya aktivitas ekonomi diperkirakan mencapai Rp334,1 miliar. Baznas juga menghitung biaya tambahan yang muncul akibat bencana sebesar Rp191,7 miliar.

Menurut Sodik, besarnya dampak bencana membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga filantropi, dunia usaha, dan masyarakat untuk proses pemulihan. Baznas berupaya melengkapi peran pemerintah dengan membantu kelompok masyarakat rentan, terutama dalam pembangunan kembali rumah warga yang menjadi kebutuhan utama.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait