Ketahanan Energi Kunci Wujudkan Indonesia Maju
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9361700/original/077713000_1790745523-WhatsApp_Image_2026-09-30_at_11.51.52_AM.jpeg)
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menekankan ketahanan energi sebagai fondasi utama mewujudkan Indonesia menjadi negara maju dalam 20 tahun. Ia menyatakan bahwa kemandirian energi diperlukan untuk mengurangi ketergantungan eksternal dan menghadapi ancaman geopolitik, siber, serta energi. Bima juga menyatakan bahwa pemerintah daerah (Pemda) harus mengidentifikasi potensi energi lokal, kapasitas fiskal, dan infrastruktur untuk mendukung transisi energi. Tiga strategi pemerintah meliputi percepatan energi terbarukan, penguatan cadangan energi nasional, serta transformasi konsumsi energi melalui elektrifikasi dan efisiensi. Sebagai contoh, pengembangan pengolahan sampah menjadi energi listrik di Bogor menghasilkan 4.000 ton sampah per hari menjadi solusi energi baru serta mengurangi penumpukan sampah. Harapan Bima kepada Perwira Siswa Sesko AU agar memahami keterkaitan antara ketahanan energi, pembangunan daerah, dan ketahanan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 30 September 2026 pukul 13.26
Kuliah Umum di Sesko AU, Wamendagri Bima Arya Soroti Ketahanan Energi
Detik.com · 30 September 2026 pukul 13.15
Bima Arya Tekankan Pentingnya Kemandirian-Ketahanan Energi Menuju Negara Maju
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 13.06
Wamendagri Tekankan Ketahanan Energi Menuju Negara Maju di Sesko AU
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 07.52
RI Butuh Investasi Rp17.982 T Bangun Energi Terbarukan hingga 2060
Berita terkait
Eddy Soeparno: Pertumbuhan PDB 6% Harus Berbasis Ekonomi Berkelanjutan
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.43
Pertamina Dorong Generasi Muda Paham Strategi Pertumbuhan Ganda-Transisi Energi
kumparan · 5 September 2026 pukul 14.38
88% Potensi Panas Bumi RI Belum Dimanfaatkan, Industri Dorong Percepatan
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 19.12
100 Tahun Panas Bumi Indonesia, Pemerintah Kejar Potensi 30 GW untuk Ketahanan Energi
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 15.01