Ketahanan UMKM Terjaga, Ditopang Optimisme Prospek Usaha
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT BRI merilis Indeks Bisnis UMKM Q2-2026 sebesar 102,1, menunjukkan aktivitas bisnis UMKM masih berada pada fase ekspansif. Faktor pendukung utama meliputi perekonomian positif, panen raya pangan dengan harga baik, proyek pemerintah/swasta bergerak, cuaca kondusif, dan bantuan sosial agresif. Namun, laju ekspansi melambat dari Q1-2026 akibat normalisasi pasca-HBKN, lemahnya daya beli, kenaikan biaya operasional, keterbatasan modal, dan persaingan ketat. Proyeksi Q3-2026 masih ekspansif tapi lebih moderat, didukung proyek baru dan ekonomi tumbuh, namun risiko El Nino dan daya beli lemah perlu diwaspadai. Sentimen bisnis UMKM tetap kuat dengan indeks 120,2, sementara infrastruktur dan pertanian menjadi pendorong utama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 11.58
Indonesia-Kanada Sepakat Prioritaskan Percepatan Implementasi ICA-CEPA
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 05.50
Dari Produk Lokal ke Pasar Lebih Luas, UMKM Aceh Tumbuh Bersama Rumah BUMN Pertamina
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 18.48
UMKM belum Optimalkan Penggunaan AI
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.53
Kementerian UMKM Jadikan Unhas Simpul Ekosistem Kewirausahaan, Kejar Rasio 3,6 Persen
Berita terkait
Total Penjaminan KUR Askrindo Tembus Rp81,6 Triliun hingga Agustus 2026
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 16.55
Fundamental Kokoh, BRI Perkuat Kontribusi ke Ekonomi Nasional
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 11.55
BRI Salurkan Kredit Rp1.235 Triliun, UMKM Makin Berdaya Gerakkan Ekonomi
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 11.42
Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 T hingga Juni 2026
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 15.16