Ketua Banggar DPR Soroti Target Indikator Makro dalam RUU APBN 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah, menyoroti beberapa catatan strategis terkait pembahasan RUU APBN 2027. Ia menekankan pentingnya kejelasan tujuan dan dampak yang terukur untuk setiap program belanja negara agar berkorelasi langsung dengan pertumbuhan, pemerataan, dan keadilan ekonomi. Said juga mencermati kesesuaian indikator antara KEM PPKF dan Nota Keuangan RAPBN 2027, terutama mengingat beberapa angka dari BPS sudah mendekati target pemerintah.
Pemerintah mengusulkan target pertumbuhan ekonomi 6 persen, rasio gini 0,362-0,367, dan tingkat pengangguran 4,30-4,87 persen dalam Nota Keuangan RAPBN 2027. Said menilai kurs rupiah Rp17.500 per USD cukup realistis, namun menekankan kebutuhan kejelasan narasi dan orkestrasi kebijakan moneter. Belanja negara direncanakan mencapai Rp4.097,2 triliun, rekor tertinggi dalam sejarah, sehingga membutuhkan peningkatan pendapatan dari perpajakan dan PNBP.
DPR meminta target kenaikan pajak bersifat alami akibat pertumbuhan ekonomi, bukan dari beban baru bagi masyarakat. Target PPh naik Rp64,8 triliun dan PPN Rp132,8 triliun, sementara PNBP turun menjadi Rp517,4 triliun. Defisit APBN 2026 diproyeksikan 2,85 persen, dan DPR berharap defisit 2027 dapat ditekan hingga 2,4 persen sebagai langkah menuju APBN berimbang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.14
Said Abdullah Minta Target RAPBN 2027 Diperketat
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 15.02
Said Abdullah Bahas Indikator Ekonomi dalam Raker RUU APBN 2027
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 14.35
Belanja RAPBN 2027 Tembus Rp 4.097 T, Banggar Ingatkan Pajak Tak Bebani Rakyat
Berita terkait
Ini Komentar 8 Partai Soal APBN Rp4.097 T Rancangan Prabowo
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 21.40
APBN 2027: Prabowo Bidik Belanja Rp4.097 Triliun dan Defisit 2,40 Persen PDB
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 20.34
Puan: APBN 2027 Hampir Rp 4 T Bukan Sekadar Angka, Harus Mengubah Hidup Rakyat
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 20.07
Puan Ingatkan 4 Poin Ini Soal Pembahasan dan Penyusunan APBN 2027
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.07