Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Ketua MPR Buka Pameran Arsip Konstitusi, Ungkap Tantangan Pendiri Bangsa

Ketua MPR RI Ahmad Muzani membuka Pameran Arsip Konstitusi sebagai hasil kolaborasi MPR RI, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), dan Pitaloka. Dalam perannya, Muzani menekankan bahwa setelah kemerdekaan, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam membangun perangkat negara seperti konstitusi, angkatan bersenjata, kepolisian, sistem pendidikan, mata uang, dan bank sentral yang belum ada. Pameran ini menampilkan arsip penting yang menggambarkan pemikiran dan perdebatan para pendiri bangsa dalam menentukan arah masa depan Indonesia.

Muzani menjelaskan bahwa pada 29 Agustus 1945, Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) didirikan, yang kemudian menjadi cikal bakal Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). KNIP menjadi bagian penting dalam proses demokrasi dan pembentukan lembaga perwakilan di Indonesia. Pameran Arsip Konstitusi ini diharapkan menjadi sumber edukasi bagi publik untuk memahami perjalanan konstitusi dan dinamika pemikiran kebangsaan yang membentuk Indonesia sebagai negara demokrasi.

Dalam acara pembukaan, hadir sejumlah pejabat termasuk Sestama Bappenas Teni Widuriyanti dan Plt. Sekretaris Utama ANRI Rini Agustina. Muzani juga menerima Naskah Sumber MPRS dari Rieke Diah Pitaloka, inisiator pameran. Arsip yang ditampilkan mencakup lebih dari 4.000 halaman, yang merupakan rekaman penting dari perjalanan bangsa Indonesia dalam membangun dan menjalankan kehidupan bernegara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait