Kiai Sepuh Tebuireng: Politik Uang Menjelang Muktamar Ke-35 NU Bukan Lagi Isu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KH Musta'in Syafi’ie, Kiai sepuh NU dari Pondok Pesantren Tebuireng, menyatakan praktik politik uang menjelang Muktamar ke-35 NU bukan sekadar isu, melainkan kondisi faktual di lapangan. Ia menyebut uang yang diberikan disebut panjer atau uang muka sebelum muktamar dilaksanakan, yang menyebabkan kemungkinan korupsi. KH Musta'in menegaskan perlunya penanganan tegas terhadap praktik kotor ini demi integritas proses muktamar NU. Diskusi tematik ini diselenggarakan di Jakarta dengan hadirnya tokoh utama NU serta pakar terkait.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 19.37
Jelang Muktamar, Ketua PWNU DKI Soroti Potensi Money Politics & Sedekah Politik
Berita terkait
Gus Lilur Minta Presiden Prabowo Pastikan Namanya Tak Dipakai untuk Intervensi Muktamar NU
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.46
Semestinya NU Pilih Ketum Lewat AHWA, Pemilihan Langsung Berpotensi Timbulkan Friksi
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.19
Ada yang Resah Belum Diundang ke Muktamar NU, tetapi Sudah Diminta Nama AHWA
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 07.11
Maju di Muktamar NU, Gus Rozin Keliling Daerah Menawarkan Konsep Poros Tengah
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 09.22