Kiai Sepuh Tebuireng: Politik Uang Menjelang Muktamar Ke-35 NU Bukan Lagi Isu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KH Musta'in Syafi’ie, Kiai sepuh NU dari Pondok Pesantren Tebuireng, menyatakan praktik politik uang menjelang Muktamar ke-35 NU bukan sekadar isu, melainkan kondisi faktual di lapangan. Ia menyebut uang yang diberikan disebut panjer atau uang muka sebelum muktamar dilaksanakan, yang menyebabkan kemungkinan korupsi. KH Musta'in menegaskan perlunya penanganan tegas terhadap praktik kotor ini demi integritas proses muktamar NU. Diskusi tematik ini diselenggarakan di Jakarta dengan hadirnya tokoh utama NU serta pakar terkait.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 20.24
Gus Ipul Respons Ma’ruf Amin soal AHWA: Sudah Dilakukan 2 Muktamar Terakhir
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 19.08
Seruan Kiai Sepuh NU Jelang Muktamar ke-35: Jangan Ada Pengondisian-Intervensi
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 18.08
Dipimpin Ma’ruf Amin, Kiai Sepuh NU Kumpul Jelang Muktamar ke-35
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 19.18
Jejak Sowan Gus Salam Menjemput Restu Ulama Jelang Muktamar ke-35 NU
Berita terkait
Gus Ipul Somasi 3 Orang yang Tuduh Uang Hasil Korupsi Mengalir ke Muktamar NU
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 18.51
Gus Ipul Bantah Ada Aliran Dana Korupsi pada Pelaksanaan Muktamar NU 2026
JawaPos · 28 September 2026 pukul 19.00
Gus Lilur Kritik Dugaan Peredaran Uang Rp 401 Miliar di Muktamar ke-35 NU
JawaPos · 27 September 2026 pukul 22.15
Debat Muktamar
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 07.52