Kisah Kepala Sekolah Nepal Selamatkan 900 Murid sebelum Banjir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala sekolah Rajendra Dawadi berhasil menyelamatkan 900 murid dari banjir bandang di Nepal dengan evakuasi 10 menit sebelum air menerjang. Dari empat panggilan darurat pada pukul 09.10, ia memutuskan segera mengevakuasi murid ke tempat lebih tinggi dan memerintahkan bus sekolah berbalik arah. Banjir menewaskan 794 orang dan menghancurkan 2.426 korban jiwa secara keseluruhan. Murid Yunisha Amatya selamat hanya beberapa saat sebelum banjir tiba, mengapalahkan diri dengan bantuan teman melalui tangga sekolah. Kondisi memperburuk akibat jalan terputus, banyak murid dan guru terjebak dua malam sebelum diselamatkan. Dawadi menekankan keputusan cepat mencegah tragedi besar, sementara Yunisha khawatir akan masa depan pendidikannya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 15.20
Siapa Rajendra Dawadi? Kepala Sekolah yang Selamatkan 900 Siswa sebelum Banjir Nepal
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 12.58
Korban Tewas Akibat Banjir Bandang Nepal Menjadi 903 Orang, 4.247 Hilang
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 12.05
Usai Nepal Banjir Bandang Hantam Amerika, Warga Dievakuasi
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 09.04
Banjir Nepal Disebut Azab, Benarkah Bencana Alam Terjadi karena Dosa?
Berita terkait
20 Orang Hilang dan Puluhan Wisatawan Dievakuasi akibat Banjir Bandang Terjang Grand Canyon
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 05.22
3.000 Orang Masih Hilang, Tim Pencarian Korban Banjir Nepal Terus Berjuang
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 18.35
Banjir Bandang Nepal dan Tiongkok: 633 Tewas, Hampir 3.000 Orang Hilang
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 15.42
Ancaman Banjir Susulan Mengintai Nepal dan Tibet
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 10.34