Kisah Masyarakat Knasaimos Sekolahkan Anak dari Hasil Hutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Masyarakat adat Knasaimos di Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, bergantung pada hutan adat untuk mendanai pendidikan anak-anak hingga perguruan tinggi. Melalui hasil hutan bukan kayu seperti pati sagu, ulat sagu, dan hasil buruan, keluarga mampu membiayai sekolah dan kuliah anak-anak. Kepala Kampung Sira Alfred Kladit menegaskan bahwa hutan adalah sumber kehidupan dan masa depan, sekaligus menolok gagasan alih fungsi lahan yang akan menghancurkan kesempatan pendidikan generasi mendatang. Hutan adat diolah secara tradisional, mulai dari penumbukan dan pembuatan pati sagu hingga penjualan di pasar, menjadi simbol ekonomi berkelanjutan dan perlawanan budaya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 18.13
Tim Verifikasi Dibentuk, 600 Hektare Hutan Adat Singgersing, Kota Subulussalam Aceh segera Diakui Negara
Berita terkait
Atase Pendidikan KBRI Singapura dan Canberra Tak Punya Jejak Dokumen Pendidikan Gibran
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 11.14
TKD di Kalimantan Barat hingga Agustus 2026 capai Rp12,33 triliun
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 11.05
KBRI Singapura dan Australia Tak Punya Arsip Dokumen Pendidikan Gibran
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.03
Penampilan Siswa Bikin Ortu Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Pede
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 09.54