KBRI Singapura dan Australia Tak Punya Arsip Dokumen Pendidikan Gibran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam sidang PHPU terkait pendidikan Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi, KBRI Singapura dan Australia tidak menyimpan arsip dokumen pendidikan Gibran. Kedua atase, Nur Aeni Ariyanti dan Yuli Rahmawati, hadir secara online pada 2 Oktober 2026 dan menyatakan tidak ada catatan pendidikan di kedutaan. Gugatan PHPU diajukan 12 pemohon termasuk Denny Indrayana pada 10 September 2026, dengan nomor perkara 01/PHPU.PRES-XXIV/2026. Pemohon mengajukan pemeriksaan pembuktian untuk memastikan keabsahan calon wakil presiden.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 11.14
Atase Pendidikan KBRI Singapura dan Canberra Tak Punya Jejak Dokumen Pendidikan Gibran
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 23.11
Sebut Persidangan Ilegal, Ahli yang Diajukan Relawan Gibran Diusir dari Ruang Sidang MK
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 10.02
Saksi: KPU Tak Bisa Tolak Suket Setara SMA Gibran, Harus Verifikasi
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 09.32
Profil Saldi Isra, Hakim MK yang Kerap Berikan Pertanyaan Tajam ke KPU dan Bawaslu Terkait Ijazah Gibran
Berita terkait
Hari Ini MK Gelar Sidang Pembuktian PHPU Syarat Pendidikan Gibran
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 00.36
Denny Indrayana Skakmat KPU: Cuma Bermodal Surat Penyetaraan Buat Loloskan Berkas Gibran?
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 15.05
Riwayat Pendidikan Gibran Jadi Sorotan Internasional, The Straits Times Turun Tangan
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 19.30
4 Fakta Sidang PHPU Ijazah Gibran di MK, Penjelasan Saksi hingga Kelakar Hakim
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 05.46