Kisah Panchen Lama ke-11 yang Hilang Jadi Sorotan di Tengah Perselisihan China-Dalai Lama
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gedhun Choekyi Nyima, anak yang diakui Dalai Lama sebagai Panchen Lama ke-11 pada 1995, tidak pernah lagi muncul di publik. Kasus ini kembali mendapat perhatian lewat kutipan mantan asisten pribadi Dalai Lama, Khedroob Thondup. Thondup menjelaskan bahwa pencarian reinkarnasi pada pertengahan 1990-an sempat memungkinkan kolaborasi antara Beijing dan Dharamsala, namun otoritas keagamaan Tibet bercampur dengan kendali politik China. Chadrel Rinpoche mengidentifikasi Gedhun sebagai calon reinkarnasi Panchen Lama ke-10, yang kemudian diakui Dalai Lama pada 14 Mei 1995. Namun, pemerintah China menolak pengakuan tersebut dan menetapkan Gyaincain Norbu sebagai Panchen Lama resmi. Human Rights Watch (HRW) mencatat Chadrel Rinpoche ditahan dan dihukum setelah terlibat dalam proses pencarian. Thondup menyatakan perselisihan ini mencerminkan benturan antara otoritas keagamaan Tibet dan kendali politik China terhadap institusi Buddhisme Tibet.
Bagikan
Berita terkait
Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-Tibet Jadi 939 Orang, 3.925 Masih Hilang
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 22.28
China Hentikan Operasi SAR di Tibet, Banjir Susulan Mengancam
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 12.00
Jumlah Hilang Banjir Bandang Tibet Naik Jadi 558 Orang, 260 Warga Asing
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 10.31
Proyek 'Misterius' China Lahirkan Hewan Yak Tibet Hasil Kloning
CNN Indonesia · 25 Juli 2026 pukul 22.00