KKP Temukan 3 Anakan Buaya Sinyulong di Permukiman Nelayan Mempawah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menemukan dan menyelamatkan tiga anakan buaya sinyulong di Dusun Teredu, Desa Anjungan Dalam, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Ketiga anakan buaya yang berukuran sekitar 33 sentimeter ini baru menetas dan ditemukan di kawasan permukiman nelayan. Masyarakat lokal Dayak Kanayatn/Ahe menyebut anakan buaya ini sebagai 'Baringayong'. Penyelamatan dilakukan setelah menerima laporan masyarakat mengenai telur buaya yang menetas di sekitar permukiman nelayan, serta adanya indikasi satwa tersebut akan diperdagangkan. Tim Respon Cepat Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak turun ke lapangan untuk melakukan konfirmasi dan pengumpulan bahan serta keterangan. Berdasarkan evaluasi klinis awal secara daring bersama dokter hewan spesialis, kondisi ketiga anakan buaya secara umum cukup baik, namun pada bagian ventral abdomen masih ditemukan sisa kantung kuning telur (yolk sac) yang berisiko memicu infeksi apabila tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Sebelumnya, sebaran buaya sinyulong di Kalimantan Barat lebih banyak teridentifikasi di Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Ketapang. Temuan anakan yang baru menetas di wilayah Mempawah mengonfirmasi bahwa ekosistem Sungai Mempawah Hulu masih mendukung keberadaan dan reproduksi spesies ini.
Bagikan
Berita terkait
Terpapar Asap Karhutla, Orangutan Ditemukan Lemas di Perkebunan Warga
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.00
FOTO: Detik-detik Penyelamatan Orangutan dari Karhutla Kalbar
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 11.30
Kisah Sampurna, Orangutan yang Diselamatkan dari Kebakaran Kalimantan
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 06.01
Kena Asap Karhutla, Orang Utan Ditemukan Terkapar di Kebun Warga Ketapang
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 04.49