Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

KLH Terbitkan Instruksi Mendesak Karhutla untuk 6 Gubernur

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menerbitkan instruksi mendesak kepada enam gubernur di Sumatera dan Kalimantan untuk memperketat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta merespons penurunan kualitas udara. Fenomena El Niño kuat sejak Juli 2026 dinilai sebagai pemicu utama lonjakan karhutla dan penurunan kualitas udara di wilayah tersebut.

Data pemantauan terbaru KLH mencatat konsentrasi PM2,5 di beberapa lokasi melebihi baku mutu udara ambien, termasuk Kampar (Riau) mencapai 48,84 mikrogram/m³, Ogan Ilir (Sumatera Selatan) 47,39 mikrogram/m³, Katingan (Kalimantan Tengah) 30,16 mikrogram/m³, Kota Jambi 26,18 mikrogram/m³, Pontianak (Kalimantan Barat) 26,41 mikrogram/m³, dan Banjarmasin (Kalimantan Selatan) 17,40 mikrogram/m³. Sebagian besar wilayah ini telah melewati baku mutu udara ambien atau masuk kategori tidak sehat bagi masyarakat.

Instruksi ini mewajibkan pemerintah daerah melakukan pencegahan masif, patroli gabungan, pemantauan Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) gambut, pembasahan lahan rawan, dan pemantauan sekat kanal. Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas luar ruangan, menggunakan masker, dan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami gangguan pernapasan. KLH juga berkomitmen memberikan sanksi hukum tegas bagi pelanggar larangan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait