Koalisi Sipil Desak Polisi Usut Keterlibatan Ormas dalam kasus Kematian Bambang Setiawan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amnesty International Indonesia menuntut kepolisian segera menindak tegas dugaan keterlibatan organisasi kemasyarakatan dalam kekerasan aksi demonstrasi 27 Agustus 2026 yang menyebabkan Bambang Setiawan meninggal dan Faturrohman mengalami luka berat. Direktur Amnesty, Usman Hamid, meminta penyelidikan transparan terhadap penyiksaan dan penangkapan massal yang menurutnya masih bersifat represif. Hingga 1 September 2026, Polda Metro Jaya telah melepas 273 orang dan menetapkan 49 tersangka, namun pelaku penganiayaan korban belum diketahui. Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) mencatat 387 korban dengan 65 tangkap sebelum aksi, 322 saat aksi, dan 22 luka. KPAI menyatakan telah memulangkan 160 anak yang ditangkap.
Bagikan
Berita terkait
Pemblokiran Rekening Botok Bentuk Pembungkaman Administratif
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 13.21
Merespons Kecaman Kelompok HAM, Suriah Bela Vonis Mati terhadap Bashar al-Assad
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 09.11
Begal di Tebet Kabur Saat Akan Ditangkap, Motor Dikembalikan ke Korban
Detik.com · 2 September 2026 pukul 11.44
Keterlibatan Ormas Mengamankan Aksi di Perempatan Gramedia Jogja Jadi Sorotan
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 11.38