Komdigi-BP2MI Blokir 7.908 Loker Luar Negeri Fiktif hingga Agustus 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Kementerian BP2MI telah menurunkan 7.908 konten iklan lowongan kerja luar negeri fiktif selama periode Januari hingga Agustus 2026. Penindakan ini dilakukan oleh Tim Patroli Siber Kemkomdigi dan BP2MI untuk mencegah masyarakat menjadi korban penipuan berkedok phising kerja di ruang digital. Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan ruang digital dimanfaatkan untuk kegiatan penipuan, terutama terhadap pencari kerja yang rentan. Upaya ini akan diperkuat melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan pelaku kejahatan tidak dapat dengan mudah menyasar calon korban melalui platform digital. Meutya juga mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam memverifikasi informasi lowongan kerja, terutama dengan memastikan sumbernya berasal dari kanal resmi sebelum memberikan data pribadi. Masyarakat yang menemukan iklan kerja mencurigakan disarankan segera melaporkan melalui kanal pengaduan resmi pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 12.55
Komdigi Takedown 7.908 Iklan Kerja Luar Negeri Fiktif hingga Agustus 2026
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 20.54
Menkomdigi Tindak Tegas Ribuan Iklan Loker Fiktif ke Luar Negeri
Berita terkait
Waspada, Komdigi Blokir Ribuan Iklan Loker Luar Negeri Fiktif, Jumlahnya Nyaris 8 Ribu
JawaPos · 7 September 2026 pukul 20.01
Waspada, Komdigi Blokir Nyaris 8.000 Iklan Loker Luar Negeri Fiktif
JawaPos · 7 September 2026 pukul 19.47
Viral Kantor Loker Palsu di Pasar Minggu Jaksel, Polisi Cek TKP
Detik.com · 4 September 2026 pukul 14.32
Lowongan Kerja di Pasar Minggu, Pelamar Diminta Bayar Rp1,8 Juta
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 07.28