Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Komentar Gubernur Jateng Usai Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyesalkan penangkapan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menyatakan prihatin dan menjelaskan peran gubernur sebagai koordinator serta pengawas, sementara bupati memiliki kewenangan penuh dalam mengelola pemerintahan berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.

Luthfi menekankan bahwa Pemprov Jateng telah menerapkan langkah pencegahan korupsi, seperti retret kepala daerah, pakta integritas, dan sistem merit dalam pengisian jabatan ASN. Ia menegaskan tidak ada praktik titip-menitip jabatan di lingkungan pemprov dan siap menindak pelanggaran.

KPK belum merilis detail lengkap, tetapi Jubir Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan OTT diduga terkait penerimaan atas proyek dan jual beli jabatan di Pemkab Pemalang. Sebanyak 21 orang diamankan, 12 di antaranya dibawa ke Jakarta, dengan uang tunai Rp 2 miliar disita.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait