Komentar Gubernur Jateng Usai Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyesalkan penangkapan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menyatakan prihatin dan menjelaskan peran gubernur sebagai koordinator serta pengawas, sementara bupati memiliki kewenangan penuh dalam mengelola pemerintahan berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.
Luthfi menekankan bahwa Pemprov Jateng telah menerapkan langkah pencegahan korupsi, seperti retret kepala daerah, pakta integritas, dan sistem merit dalam pengisian jabatan ASN. Ia menegaskan tidak ada praktik titip-menitip jabatan di lingkungan pemprov dan siap menindak pelanggaran.
KPK belum merilis detail lengkap, tetapi Jubir Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan OTT diduga terkait penerimaan atas proyek dan jual beli jabatan di Pemkab Pemalang. Sebanyak 21 orang diamankan, 12 di antaranya dibawa ke Jakarta, dengan uang tunai Rp 2 miliar disita.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 09.50
Dijebloskan ke Penjara, Bupati Pemalang Anom: Kita Minta Maaf
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 17.50
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Kena OTT KPK, Gubernur Jateng Ungkap Hal Ini
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 12.45
Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK, Setahun Lalu Sempat Berkomitmen Cegah Korupsi
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 11.30
Infografis Daftar Terbaru Bupati di Jateng Ditangkap KPK
Berita terkait
Bupati Pemalang Kepala Daerah Ke-5 di Jateng yang Kena OTT KPK Tahun Ini
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 11.29
Daftar Terbaru Bupati di Jateng Ditangkap KPK
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 10.41
Bebizie Diperiksa KPK soal Kasus Kukar, Singgung soal Honor Nyanyi
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 14.42
Kasus Bupati Langkat, KPK Dalami Aliran Uang Proyek Seragam Sekolah
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.06