Komisi IV DPR Desak Penanganan Karhutla di Kalimantan Jadi Prioritas Nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman meminta pemerintah mengangkat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan menjadi prioritas nasional. Menurutnya, kondisi saat ini mirip dengan krisis kebakaran tahun 1997-1998 yang menyebabkan lebih dari 9 juta hektare lahan terbakar di Kalimantan. Pada 19 Agustus 2026, BNPB mencatat 1.487 titik panas di seluruh Kalimantan, dengan Kalimantan Tengah sebagai episentrum tertinggi dengan 315 titik panas. Akibatnya, kualitas udara di Palangka Raya mencapai AQI 487 (berbahaya) dan visibilitas turun hingga 1,4 kilometer. Kabupaten Kotawaringin Barat memperpanjang status tanggap darurat hingga 4 September 2026 setelah karhutla menghanguskan 859,49 hektare lahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.01
1.487 Hotspot Terdeteksi di Wilayah Kalimantan, Terbanyak di Kalteng
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 15.46
Hotspot Karhutla di Kalimantan Mencapai 1.487 Titik, Kalteng Paling Tinggi
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.25
Penyebab Kalimantan Sering Kebakaran Hutan Parah, Ini Kata Peneliti
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 08.41
Komisi IV Desak Penanganan Karhutla Kalimantan Jadi Prioritas Nasional
Berita terkait
Komisi IV DPR Dorong Pemerintah Libatkan Masyarakat Atasi Karhutla
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 21.24
Hotspot di Kalimantan Capai 1.487 Titik, Kalteng Terbanyak
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.17
Anggota DPR Desak Kemenkeu Cairkan Rp 290 M untuk Tangani Karhutla Kalimantan
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 06.46
Versi Menhut, Pemerintah Total Tangani Karhutla, Ketahkan 40 Armada Udara
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.47