Komisi IX: Datangkan Dokter Asing Boleh, tapi Hanya Spesialis Dengan Batas Waktu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menyatakan pemerintah boleh mendatangkan dokter asing untuk mengatasi kebutuhan tenaga medis di Indonesia, namun harus mengikuti ketentuan Undang-Undang Kesehatan yang berlaku. Menurutnya, dokter asing tidak bisa masuk dan berpraktik secara bebas, melainkan hanya dokter spesialis dengan batasan waktu tertentu.
Charles menjelaskan, fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) dapat mendatangkan dokter spesialis asing atas izin Kementerian Kesehatan, dengan masa kerja maksimal 4 tahun, terdiri dari periode awal 2 tahun dan perpanjangan satu kali selama 2 tahun. Kehadiran dokter asing dinilai bisa menjadi opsi untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan, terutama untuk kompetensi spesialis tertentu yang masih terbatas di dalam negeri.
Meski membolehkan, Charles menekankan pelaksanaannya harus memiliki batas waktu jelas, sesuai kebutuhan tertentu, dan wajib memberikan manfaat bagi pengembangan tenaga medis nasional melalui transfer teknologi kepada dokter-dokter Indonesia. Ia menegaskan pendayagunaan dokter asing dilakukan secara terbatas, bukan tanpa batas.
Bagikan
Berita terkait
Waka Komisi IX DPR Dorong Faskes Siaga 24 Jam Sikapi Penyebaran 'Super Flu'
Detik.com · 24 September 2026 pukul 14.12
Jam Intel dan Jam Datun Siap Kawal Program Prioritas Kemenkes
JawaPos · 28 September 2026 pukul 17.30
Masukan & Aspirasi Pekerja Ojol Bakal Jadi Pembahasan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 00.03
RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Komisi IX DPR Terima Aspirasi Ojol
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 19.31