Kondisi Selat Sunda di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4012137/original/090873400_1651310662-20220430-Mengarungi_Mudik_via_Kapal_Menuju_Bakauheni-5.jpg)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan kondisi Selat Sunda masih aman meski Gunung Anak Krakatau erupsi. HF Radar Array di Carita dan Tanjung Lesung menunjukkan probabilitas tsunami berada di kategori rendah (<50%). Arus laut dominan bergerak barat daya dengan kecepatan 0,4-0,9 knot, gelombang 0,3-1,2 meter. Prediksi gelombang 7 hari ke depan 0,5-2,0 meter dengan cuaca cerah berawan. 20 tsunami gauge tidak mendeteksi anomali. Aktivitas petir vulkanik dan gangguan geomagneti rendah dibanding erupsi 4 September. Abu vulkanik menyebar hingga 4,57 km, mengganggu penerbangan, sehingga 8 bandara ditutup sementara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.09
Garuda Batalkan Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Hari Ini
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 14.08
Erupsi Anak Krakatau Tutup 8 Bandara, 12 Penerbangan di Juanda Dibatalkan Hari Ini
Detik.com · 7 September 2026 pukul 13.32
Bandara Soetta Masih Ditutup, Penumpang Tetap Bertahan Tunggu Kepastian
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.05
Jepang Sorot Apakah Erupsi Anak Krakatau Sebabkan Tsunami
Berita terkait
BMKG: Belum Ada Anomali Air Laut Usai Anak Krakatau Erupsi
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 13.46
Jepang Sorot Apakah Erupsi Anak Krakatau Bisa Sebabkan Tsunami
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.05
Bandara Husein Sastranegara Masih Belum Beroperasi Imbas Abu Vulkanik
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.01
Bandara Soetta-Husein Ditutup sampai 18.00 WIB, Atung Bungsu Sudah Normal
kumparan · 7 September 2026 pukul 11.47