Konflik Tenurial Blok Tanamalia, Pakar Dorong Dialog dan Kepastian Hukum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Konflik tenurial di Blok Tanamalia, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, memerlukan penyelesaian melalui dialog, kejujuran, dan kepastian hukum. Pakar Ekologi Politik IPB, Soeryo Adiwibowo, menekankan bahwa masalah ini kompleks karena melibatkan kepentingan sosial, ekonomi, dan politik, sehingga tidak cukup diselesaikan hanya melalui aspek legal.
Soeryo mendorong perusahaan untuk konsisten membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Selain itu, pemerintah pusat dan daerah harus berperan sebagai mediator yang memahami akar permasalahan dan motif para aktor terlibat guna memastikan kegiatan eksplorasi tetap berjalan tanpa mengabaikan hak masyarakat sekitar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.18
Butuh Ruang Dialog dan Kepastian Hukum untuk Penyelesaian Blok Tanamalia
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.58
Pakar Sebut Butuh Ruang Dialog dan Kepastian Hukum untuk Penyelesaian Blok Tanamalia
Berita terkait
TikTok Shop Tahan Saldo-Blokir Akun Seller, Menteri UMKM Buka Suara
Detik.com · 14 September 2026 pukul 17.19
Populer: Direktur Vale Mundur; BPS Jelaskan Desil DTSEN
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 05.00
Yuri Apresiasi Solusi Pemerintah atas Ricuh di Kantor PT Timah
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 00.10
Vale Targetkan Proyek Tanamalia Beroperasi 2029
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 13.14