Kongres AS Sepakati Rentetan Sanksi Baru untuk Rusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mayoritas parlemen AS (262 dari 421 anggota) menyetujui paket sanksi baru terhadap Rusia dengan suara mayoritas. Undang-undang ini menargetkan ekspor energi Rusia untuk mengurangi pendanaan perang di Ukraina. Sanksi mencakup bekukan aset Presiden Rusia Vladimir Putin, pejabat militer, dan bank-bank Rusia. Trump masih perlu menandatangani undang-undang tersebut. Kewenangan Trump diperluas untuk memberlakukan tarif impor hingga 500 persen terhadap negara yang membeli energi Rusia secara massal, termasuk China dan India.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 14.53
Aturan Baru AS, Trump Bisa Ancam Pembeli Minyak Rusia kena Tarif 100%
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 16.13
Khawatir Kondisi Minyak Dunia, Trump Minta Zelensky Tak Serang Kilang Rusia
Berita terkait
Trump Peringatkan Ukraina: Jangan Serang Rusia, Dunia Bisa Dirugikan
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 15.11
Moskow dukung gagasan AS terkait gencatan energi Rusia-Ukraina
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 23.26
Trump Ingatkan Zelensky untuk Hentikan Serangan ke Rusia
Detik.com · 14 September 2026 pukul 17.50
Mimpi Buruk Arab Saudi, Putra Mahkota Sampai Mohon-Mohon ke Trump
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 06.00