Koper WN Sri Lanka Dibuka, 101 Burung Ditemukan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341407/original/004194100_1788613154-IMG-20260905-WA0011.jpg)
Sebanyak 101 burung hidup ditemukan dalam koper seorang Warga Negara Sri Lanka (WN Sri Lanka) berinisial NRRW di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Burung-burung tersebut diduga akan dibawa ke negara asalnya melalui penerbangan internasional. Menurut Kepala Karantina Banten Duma Sari, hewan-hewan itu dikemas dalam 15 koli kardus sebelum dimasukkan ke dalam koper. Aksi ini terungkap saat petugas Avsec, Bea Cukai, dan Barantin melakukan pemeriksaan bersama di area keberangkatan.
Berdasarkan identifikasi awal, 101 burung tersebut terdiri dari beberapa jenis asal Indonesia, termasuk Murai Papua, Sepah Gunung, Pipit, Parkit, Sempur Hujan Sungai, Sempur Hujan Darat, Pleci, Sepah Raja, dan Perkici. Setelah pemeriksaan lanjutan, ditemukan bahwa Sepah Raja dan Perkici termasuk jenis burung yang dilindungi berdasarkan peraturan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem.
Karantina Banten kemudian berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk pemeriksaan, penyelidikan, dan penanganan lebih lanjut. Seluruh burung yang diamankan dilakukan pendataan, pemeriksaan kesehatan, identifikasi jenis, serta verifikasi dokumen dan persyaratan karantina untuk menentukan status dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagikan
Berita terkait
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenhub Pastikan Operasional Bandara Soekarno-Hatta berjalan Normal
JawaPos · 5 September 2026 pukul 20.48
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenhub Pastikan Bandara Soekarno-Hatta Berjalan Normal
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 20.30
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenhub Pastikan Penerbangan Bandara Soekarno-Hatta Normal
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 19.35
Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Ratusan Burung ke Sri Lanka Oleh WNA
Detik.com · 5 September 2026 pukul 17.45