Kopi dan Teh Berkafein Turunkan Risiko Demensia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi longitudinal selama 40 tahun terhadap 130.000 orang yang diterbitkan dalam JAMA menunjukkan bahwa konsumsi kopi dan teh berkafein berkaitan dengan penurunan risiko demensia. Peminum kopi hingga lima cangkir per hari mengalami penurunan risiko sekitar 20%, sementara peminum teh (satu cangkir atau lebih) mengalami penurunan risiko sebesar 15%. Manfaat ini tidak ditemukan pada kopi tanpa kafein (decaf).
Kafein diduga melindungi otak dengan mengurangi peradangan, meningkatkan sensitivitas insulin, dan menurunkan risiko diabetes tipe 2. Selain kafein, senyawa bioaktif seperti polifenol, asam klorogenat, dan katekin memberikan efek antioksidan serta perlindungan saraf. Namun, peneliti menekankan bahwa studi ini bersifat observasional dan bukan hubungan sebab-akibat.
Manfaat kesehatan mulai mendatar setelah konsumsi dua hingga tiga cangkir kopi atau satu hingga dua cangkir teh per hari. Konsumsi berlebihan tetap berisiko meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, sehingga keseimbangan asupan sesuai kondisi kesehatan tetap menjadi prioritas utama.
Bagikan
Berita terkait
5 Manfaat Kopi untuk Tubuh, Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 08.49
Benarkan Penyintas Kanker Payudara yang Minum Kopi Punya Peluang Hidup Lebih Tinggi? Ini Faktanya
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 21.32
Manfaat Minum Kopi Pagi Hari untuk Kesehatan Otak
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 21.14
4 Bahaya Minum Teh Berlebihan, Bikin Anda Susah Tidur
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 05.52