Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang, Pengungsi Hampir 60 Ribu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325568/original/099364800_1786878538-rmh2.jpg)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 71 orang. Kabar ini disampaikan Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, dalam konferensi pers daring pada Rabu (19/8/2026). Satu korban tambahan berasal dari Kabupaten Nagekeo. Pemerintah melalui BNPB menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya warga di wilayah terdampak.
Sebanyak 59.647 warga mengungsi akibat gempa di NTT. Pengungsi terbanyak berada di Manggarai (20.103 orang) dan Manggarai Barat (19.345 orang). Banyak masyarakat memilih tidak kembali ke rumah karena bangunan rusak dan khawatir gempa susulan.
BNPB memastikan kebutuhan dasar di pengungsian terpenuhi, termasuk makanan, air minum, tempat tinggal sementara, matras, selimut, layanan kesehatan, sanitasi, dan dukungan khusus untuk anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 18.15
Kapolri: 27.700 Pengungsi Gempa NTT Tersebar di 107 Titik Pengungsian
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.47
Hari Keempat Gempa NTT, 70 Orang Meninggal dan 1.182 Luka-luka
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.27
Update Korban Gempa NTT: 70 Meninggal, 132 Terluka
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 13.35
BNPB: Sebagian objek wisata utama di NTT ditutup sementara pascagempa
Berita terkait
Update Gempa NTT: 53 Orang Meninggal, Belum Ada Laporan Hilang
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.02
BMKG: Gempa Susulan di NTT Berpotensi Terjadi Sampai Akhir September 2026
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.04
BNPB Siapkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Gempa NTT, dari Uang hingga Hunian Tetap
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 17.02
173 rumah ibadah rusak akibat gempa bumi di NTT
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 16.47