Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Korsel Ancam Ambil Tindakan Jika Ukraina Tolak Minta Maaf soal Tawanan Perang Korut

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyatakan Seoul akan mengambil tindakan lebih lanjut jika Ukraina menolak meminta maaf atas pembongkaran informasi pengiriman dua tentara Korea Utara (Korut) yang ditangkap Ukraina. Kedua tentara Korut ditangkap pada awal 2025 setelui dikerahkan bersama ribuan tentara lainnya untuk mendukung perang Rusia melawan Ukraina. Korut mendapat imbalan bantuan ekonomi dan militer dari Moskow atas pengerahan tersebut. Seoul menuntut Kyiv meminta maaf karena mengungkapkan detail pemindahan tawanan perang tersebut dalam pidato presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Sidang Umum PBB, dengan alasan kerahasiaan penting untuk melindungi keluarga para tawanan perang di Korea Utara. Presiden Lee menegaskan kedua belah pihat pernah mencapai kesepahaman untuk menjaga kerahasiaan, dan menuduh Zelensky telah mencitrakan dirinya sebagai pembohong. Jika Ukraina tidak meminta maaf secara terbuka, Seoul ancam akan mengambil langkah lebih lanjut.

Berita terkait