KPK OTT Rektor dan Wakil Rektor Unsoed, Diduga Terkait Penerimaan Mahasiswa Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Purwokerto, Jawa Tengah, pada Jumat, 21 Agustus. Dalam operasi tersebut, 12 orang diamankan, termasuk Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, dan Wakil Rektor III-nya, Norman Arie Prayoga. KPK mencurigai adanya pengondisian dalam penerimaan mahasiswa baru di universitas tersebut. "Dugaan adanya pengondisian penerimaan mahasiswa baru," ujar eks Direktur Penyidikan KPK Setyo Budiyanto. Sembilan orang dari total yang diamankan masih menjalani pemeriksaan di kantor KPK, dengan tujuh orang dibawa dari Purwokerto dan dua dari Jakarta. Barang bukti yang disita mencakup uang tunai sejumlah ratusan juta rupiah. "Adapun barang bukti yang diamankan diantaranya uang tunai sejumlah ratusan juta rupiah," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. KPK belum merilis informasi lebih lanjut mengenai kronologi lengkap kasus ini. Namun, langkah ini menunjukkan komitmen serius KPK dalam menindak kasus korupsi terkait pendidikan tinggi, khususnya yang melibatkan penerimaan mahasiswa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.25
Unsoed Buka Suara Usai Rektor Kena OTT KPK
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.52
KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah dari OTT Rektorat Unsoed
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 09.46
Gelar OTT di Jakarta dan Banyumas, KPK Amankan Rektor Unsoed dan Wakilnya
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 08.56
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Berita terkait
OTT ke-19, KPK tangkap jajaran Rektorat Unsoed
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 08.33
Profil dan Harta Rektor Unsoed yang Kena OTT KPK Terkait Suap Penerimaan Maba
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.25
Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 11.17
2 Wakil Rektor Unsoed Ikut Ditangkap dalam OTT KPK
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 10.56